Jenis Bahan Serat Alam yang Wajib Diketahui!

Jenis Bahan Serat Alam

Bahan serat merupakan bahan sesuai dengan namanya berbentuk serat memanjang yang biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuat pakaian atau disebut juga sebagai tekstil. Bahan serat itu secara umum dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu bahan serat alam dan bahan serat buatan. Jenis-jenis nya pun berbeda, jenis bahan serat alam bisa didapat dari bulu domba, selulosa, kepompong ulat sutera, laba-laba, dan lain-lain sedangkan jenis bahan serat buatan dibuat hasil campuran kimia yang menghasilkan serat rayon, polyester, dakron, nilon, dan lain-lain.

Jenis Serat Alami

Pada dasarnya, jenis bahan serat alam itu ada yang berasal dari hewan maupun tumbuhan, jenis-jenis tersebut digunakan untuk keperluan manusia seperti anyaman, tekstil, dan lain-lain.

  1. Serat Kapas

Serat kapas mempunyai ciri-ciri biji kapasnya kering dan cukup kuat, biasanya jenis serat kapas ini dimasukkan kedalam sarung bantal untuk dijadikan bantal. Teksturnya lembut namun kuat, berwarna putih dan empuk.

  1. Serat Sutera

Serat yang digunakan untuk membuat pakaian berasal dari kepompong ulat sutera, biasanya pakaiannya berkilauan dengan warna-warna yang bervariasi. Pengolahan serat sutra ini dengan cara dipintal, bertekstur lembut dan elastis, pada awalnya serat ini akan berbentuk seperti benang.

Baca juga : Macam-Macam Rok & Namanya Sista-Sista yang Harus Diketahui!

  1. Serat Wol

Merupakan serat yang berasal dari bulu hewan domba, pada awalnya keriting namun kuat dan akan berbentuk benang ketika sudah dipintai. Teksturnya lembut dan berwarna putih, benang wool sangat banyak digunakan sebagai bahan jaket wool karena kemampuan serat nya yang bisa menghangatkan badan, namun sayangnya karena tebal jadi agak berat jika dipakai.

  1. Serat Eceng Gondok

Merupakan serat yang berasal dari eceng gondok, bentuk seratnya memanjang, berwarna coklat dengan tekstur yang lumayan kasar. Biasanya serat ini diolah dengan cara dianyam.

  1. Serat Daun Pandan

Jenis bahan serat alam daun pandan mempunyai karakter kering dan kuat, sama seperti dengan eceng gondok, pengolahannya dilakukan dengan cara dianyam, berwarna coklat dan kasar.

  1. Serat Kelinci

Siapa bilang kelinci hanya bisa dipelihara dan di makan saja? kelinci juga bisa digunakan sebagai serat alam lho. Serat kelinci memiliki karakter yang kuat dan langsung berbentuk benang ketika sudah dipintai, teksturnya lembut dan bisa digunakan untuk membuat pakaian.

  1. Serat Unta

Serat unta bertekstur kasar, memanjang, dan tidak elastis biasanya serat ini digunakan untuk kerajinan, pakian, selimut, kerajinan tenun, rajut, dan lain-lain. Serat unta ini pada dasarnya berwarna putih, coklat, dan juga kekuning-kuningan. Jika sudah diolah, serat unta ini biasa bertekstur lembut dengan cara pengolahan di pintal.

  1. Serat Alpaca

Serat alpaca berbentuk keriting namun kuat, teksturnya lembut, bisa digunakan sebagai bahan tekstil dan kerajinan. Serat alpaca sama seperti serat hewan lainnya, pengolahannya dengan cara dipintai.

Masih banyak jenis-jenis serat alami lainnya, beberapa serat yang telah disebutkan diatas juga terkadang ada yang divariasikan dengan serat alami atau buatan lainnya sehingga membentuk jenis serat yang kualitasnya lebih baik. Jenis serat alami biasanya dibanderol dengan harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan serat kimia. Sekarang ini juga ditemukan jenis bahan serat alam yang berasal dari mineral-mineral alam. Tentunya pengolahan serat alam juga banyak dicampur dengan bahan-bahan kimia di pabrik. Meskipun begitu, belum tentu juga jenis-jenis serat alam itu lebih bagus dibandingkan jenis serat buatan. Bahkan banyak juga jenis serat buatan yang mempunyai kualitas dan harga yang lebih tinggi karena menggunakan pengolahan yang serius dan sangat baik.

Baca juga : Jenis Bahan Kain Crepe, Keunggulan dan Kekurangannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.