Jenis-Jenis Bahan Kain Dengan Pola Menjahit

Jenis-jenis bahan kain yang anda tahu sejauh mana?dan jika anda ingin membuat baju atau celana pasti hal paling penting adalah mencari bahan kainnya. Saat anda memilih bahan yang salah itu akan membuat kekecewaan pelanggan anda atau anda sendiri karena tak cocok dengan bahan baju atau celana. Selain itu bagaimana cara memilih pola, corak, dan warna kain yang ingin anda gunakan itu membuat pakaian.

Ketika anda ingin memulai menjahit pakaian, anda akan berfikir apakah kita sudah memilih pola yang sesuai dan tetapi belum mendapatkan bahan kainnya, atau sebaliknya. Dibawah ini kami akan menjelaskan bagaimana memulai menjahit pakaian dengan tepat :

Buatlah Pola

Pola yang sudah dirancang terlebih dahulu akan mempermudah untuk menentukan bahan kain mana yang akan kita jahit. Biasanya penjual bahan kain memiliki daftar untuk beberapa pola yang sering orang cari dan ini cukup membantu meskipun tidak semuanya terdaftar didalamnya. Jadi pelajari dan fahami dahulu pembuatan polanya kemudian satukan dalam daftar anda terhadap bahan kain yang sesuai. Kami akan memberi saran jenis-jenis bahan Kain yang sering digunankan untuk konveksi baju anak, seragam, gamis, atau muslim sebagai berikut:

Cotton voile : Bahan Kain yang ringan dan semi tipis dengan ukuran besar.
Cotton lawn: Bahan kain terbuat dari kapas ringan dan sedikit terikal.
Rayon challis: Bahan kain halus dan ringan hampir sama dengan cotton voile akan tetapi sedikit lebih berat.
Chambray: Kain halus dan sedikit ringan terbuat dari kapas.
Denim: Bahan kain berat biasa dipakai model jeans.
Double gauze: Kain kasa ganda adalah kain unik karena secara harfiah ada dua lapis kain tenunan kasa. Lapisan ganda kain pakaian dari kasa (lembut), dengan kualitas terbaik (sangat ringan).
Knit: Bahan kain dalam kategori kain rajutan, ada beberapa jenis rajutan, bervariasi dari berat ringan sampai sedang. Kain rajutan masih perlu peregangan. Pola dirancang untuk kain tenun atau kain rajutan, dan Ukuran pola pada kain rajutan seringkali akan menentukan tingkat peregangan yang dibutuhkan pada kain.

Baca juga : Macam Macam Mesin Jahit Dalam Industri Konveksi

Sutra: Sutra adalah kain yang ringan dan halus. Memiliki penampilan yang sedikit mengilap. Bahan licin dan sangat sulit untuk dijahit. Sutra cocok untuk pelapis pakaian.

Satin: Satin bisa bervariasi dari yang ringan sampai kelas berat, tergantung jenis satin. Seperti sutra, ia memiliki tampilan mengkilap.

Linen: Linen adalah bahan kain dengan berat sedang dengan sedikit elastis. Bahan ini sangat panas untuk dipakai, Itulah sebabnya mengapa bahan kain ini menjadi pilihan populer untuk cuaca dingin.
Wol: Ada lebih dari 200 jenis wol, berasal dari 40 jenis bulu domba, sehingga bobotnya akan bervariasi tergantung dari jenis wolnya. Wol sangat keras dan serbaguna. bahan sangat hangat dan pilihan yang baik untuk cuaca dingin.

Flanel: Flanel adalah kain lembut dan ringan. Cocok untuk model pakaian seperti kemeja, celana dan jaket.

Model apa aja yang cocok untuk pola serta jenis-jenis bahan kain :
Celana:  Linen ; denim; flannel; dan wol.
Kemeja dan blus:  rayon challis; double gauze; knit; sutra; chambray; cotton lawn; linen; and flannel.
Rok: rumput Kapuk; Rayon challis; denim; knit; Dan linen.
Gaun: Cotton voile; cotton lawn; rayon challis; double gauze; knit; sutra; satin; linen; and wol.
Berat kain bisa menjadi faktor penentu saat memilih sebuah pola; Kain ringan biasanya akan membutuhkan pola yang cocok untuk cuaca yang lebih hangat.

Sumber : https://www.craftsy.com/blog/2013/10/choosing-fabric-for-clothes/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *