Berbagai Jenis Bahan Kain Katun Paling Laris di Indonesia

Bahan kain katun terbuat dari serat alami yaitu kapas, dan merupakan kain yang paling umum digunakan di Indonesia. Hal tersebut karena kain katun mempunyai kelebihan yang cocok digunakan di negara tropis. Kelebihan yang dimiliki antara lain tekstur halus, tidak terlalu tebal dan menyerap keringat, tahan lama, tidak memicu alergi, dan perawatannya mudah.

10 Kain Katun Paling Banyak Dicari di Tahun ini

  1. Katun Supernova

Bahan Katun SupernovaSalah satu jenis katun yang paling banyak dijumpai di Indonesia adalah katun Supernova. Bahkan hampir semua produk fashion dari mulai jilbab, baju, gamis, rok, dan celana memanfaatkan jenis katun ini. Kelebihan yang dimiliki Supernova adalah lembut, halus, ringan, tidak menerawang, tidak licin dan tidak panas saat dipakai. Harganya pun sangat terjangkau.

  1. Katun Jepang

Bahan Katun JepangKatun Jepang Tokai Senko ini telah mendapatkan lisensi dari Jepang untuk memproduksinya di Indonesia di bawah naungan PT. Tokai Textprint Indonesia, jadi asli buatan lokal, ya. Jenis katun ini mempunyai motif beragam yang sangat cantik, dan juga pilihan katun polos berwarna menarik. Bahannya sangat halus, tebal, seratnya sangat rapat, dan tahan lama.

Apabila jenis katun Jepang Tokai Senko bukan produk impor, berbeda halnya dengan katun Satin Jepang yang langsung diimpor dari negara asalnya. Satin Jepang mempunyai tekstur yang sangat halus dan lembut, tidak panas saat dikenakan, dan tahan lama. Jenis katun ini diproduksi dalam berbagai motif yang menarik dengan warna-warna yang cerah dan nyata.

  1. Katun Ima

Bahan Katun ImaJenis katun Ima polos dapat dibilang sebagai saingan ketat dari katun Supernova karena sama-sama banyak digunakan untuk berbagai produk fashion, hanya saja katun Ima lebih unggul kualitasnya. Katun Ima polos memiliki tekstur yang halus, lembut, seratnya cukup rapi, tidak menerawang, ringan dipakai, dan cukup awet. Harganya pun tergolong masih terjangkau.

Masih dalam jajaran katun Ima, terdapat jenis lain yaitu Ima Slub import yang didatangkan dari Jepang, seperti Ima polos. Katun Ima Slub mempunyai karakteristik yang sama dengan Ima polos, perbedaannya hanya pada tekstur permukaannya. Ima Slub mempunyai permukaan yang memperlihatkan benang yang saling menyilang rapi. Tekstur tersebut menjadi ciri khas Ima Slub.

Baca juga : Penjelasan Lengkap Tentang Bahan Kain Katun dari Jenis Hingga Kekurangannya

Selain kedua katun Ima tersebut, terdapat satu jenis lainnya lagi yaitu katun Ima Royal Platinum (IRP). Ciri khas yang dimiliki katun IRP adalah bentuk kotak-kotak kecil yang terlihat menghiasi permukaan kainnya dengan rapi. Kelebihannya antara lain tidak panas dipakai, tidak menerawang, kainnya ringan, dan tahan lama. Hanya saja, IRP tidak terlalu jatuh saat dikenakan.

  1. Katun Toyobo

Bahan Katun ToyoboJenis katun lain yang tidak kalah larisnya di pasaran Indonesia adalah katun Toyobo yang diimpor dari Jepang. Kelebihan katun Toyobo antara lain serat kain yang begitu rapat, tidak menerawang, adem dikenakan, menyerap keringat, dan permukaannya halus. Berbagai produk fashion banyak yang menggunakan kain Toyobo seperti gamis, rok, baju, outer, kemeja, dan jilbab.

Terdapat dua grade dalam jajaran katun Toyobo yaitu katun Toyobo original dan katun Toyobo Fodu yang tingkatannya lebih tinggi. Toyobo original mempunyai permukaan yang sedikit doff sedangkan Toyobo Fodu permukaannya agak glossy sehingga terlihat mewah saat dikenakan. Selain itu, Fodu memiliki kerapatan yang lebih rapi dan ketebalan yang lebih bagus.

  1. Katun Madinah

Bahan Katun MadinahJenis katun Madinah kerap kali disamakan dengan katun Supernova karena memiliki karakteristik yang hampir sama. Namun, perlu diketahui bahwa kualitas katun Madinah di atas Supernova dan harganya pun lebih mahal. Katun Madinah memiliki permukaan yang sangat halus dan lembut. Selain itu kainnya jatuh saat dikenakan sehingga banyak digunakan untuk gamis atau  rok.

Selain itu, katun Madinah memiliki permukaannya yang tidak licin dan mudah dibentuk sehingga tidak mengherankan apabila banyak jilbab yang memanfaatkan katun ini. Serat yang dimiliki katun Madinah sangat rapi dan rapat sehingga tidak mudah rusak. Namun, perlu berhati-hati saat mencucinya. Agar tetap awet, hindari proses penyikatan, dan cukup hanya dikucek pelan saja.

  1. Katun Paris

Bahan Katun Paris MotifKain katun yang juga cukup laris di tahun ini adalah katun paris. Karakteristik yang dimiliki katun Paris antara lain permukaannya cukup halus, ringan, agak tipis, dan seratnya cukup rapat. Jenis katun ini banyak diproduksi untuk membuat berbagai produk fashion seperti jilbab, rok, baju, dan gamis. Hanya saja perlu penambahan furing agar tidak menerawang.

Katun Paris tergolong jenis katun dengan grade bawah. Oleh sebab itu, katun Paris tidak terlalu bagus dalam menyerap keringat. Walaupun begitu, katun Paris tetap digemari karena harganya murah, memiliki beragam pilihan warna menarik, dan memiliki motif yang cantik. Motif yang biasa dijumpai seperti motif bunga, motif polkadot, dan motif garis-garis.

  1. Katun Denim

Bahan Katun DenimWalaupun tidak dikenal sebagai jenis kain katun, namun kain denim jelas terbuat dari serat alami yakni kapas. Kain katun denim memiliki banyak kelebihan antara lain nyaman dikenakan, kainnya sangat tahan lama, tidak mudah rusak dan sobek, teksturnya cukup lentur, kainnya relatif tebal, dan perawatannya mudah. Selain itu, jenis kain denim pun beragam.

Jenisnya antara lain: a) raw denim yang berwarna biru solid; b) prewash denim yang warna birunya memudar; c) selvage denim yang dianyam rapi; d) colored denim yang diwarnai selain biru; e) ramie denim yang sangat lembut; f) stretch denim yang elastis; g) poly denim yang cukup ringan; dan h) black-coated denim yang berwarna hitam.

  1. Katun Linen Euro

Bahan Katun Linen EuroApabila jenis kain katun yang sudah disebutkan memiliki serat rapat dan kain yang jatuh, berbeda halnya dengan jenis katun Linen Euro. Karakteristik dari katun Linen Euro adalah seratnya longgar dan besar. Selain itu, kainnya juga cenderung sedikit kaku, namun tetap nyaman dan tidak panas saat dikenakan sebagai baju model kasual.

Baca juga : Penjelasan Berbagai Bahan Kain Untuk Anda yang Ingin Mencoba Membuat Gamis Sendiri

Katun Linen Euro memiliki pilihan warna yang termasuk jenis earthy tone sehingga terlihat lembut, elegan, dan tidak mencolok. Selain sebagai bahan fashion wanita, Linen Euro juga cocok untuk bahan fashion pria apalagi warnanya juga mendukung. Tidak mengherankan apabila, banyak baju koko atau baju kasual pria yang terbuat dari Linen Euro.

  1. Katun Flanel

Bahan Katun Flanel yang dibuat sebagai kemejaJenis katun lain yang tidak kalah hits adalah katun Flanel. Ciri khas katun ini adalah permukaannya yang lembut, dan sedikit berbulu. Kain yang bermotif kotak-kotak ini, seringkali dimanfaatkan untuk membuat kemeja panjang baik untuk wanita maupun pria. Warna yang dimiliki pun beragam dari mulai warna bold hingga warna yang agak soft.

  1. Katun Stretch

Bahan KainSelain menggunakan kapas sebagai bahan baku utama, jenis katun Stretch ini juga menggunakan serat spandex untuk menghasilkan kain yang elastis. Katun Stretch memiliki permukaan yang halus dan mudah menyerap keringat. Biasanya dimanfaatkan untuk pembuatan beragam produk fashion baik bagi wanita maupun pria seperti kaos, celana biasa, legging, outer, gamis, dan pakaian dalam.

Walaupun bahan kain katun tergolong tahan lama, namun tetap harus memperhatikan cara perawatannya yang benar. Saat mencuci, usahakan jangan menggunakan terlalu banyak deterjen dan proses pengucekannya pun jangan terlalu kuat. Selain itu, saat penjemuran usahakan untuk tidak terlalu lama terkena matahari langsung. Dengan begitu, segala jenis bahan kain katun yang dimiliki akan lebih awet.

Jasa pembuatan baju jakartauniform.com konveksi jakarta



Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WhatsApp WhatsApp Kami